Informasi perawatan bayi, koleksi menu resep makanan sehat balita, serta tips informasi lainnya

Menyimpan Makanan Beku untuk Anak

Biasakan menyiapkan makanan segar untuk bayi Anda. Namun, jika kondisi tidak memungkinkan seperti ibu bekerja atau persiapan untuk perjalanan ada hal-hal yang harus diperhatikan agar makanan bayi tetap segar dan sehat. Masak dalam jumlah banyak dan simpan dalam porsi kecil sehingga bisa dicairkan sesuai porsi makan bayi.

Makanan bayi yang sudah dalam bentuk pure, bisa bertahan dalam freezer selama 1 bulan. Tuangkan pure dalam cetakan es batu lalu tutup menggunakan plastik wrap khusus untuk makanan. Simpan dalam freezer. Bisa juga menggunakan toples plastik/kaca sebagai wadahnya. Pure ini bisa bertahan sampai 2 hari dalam kulkas bawah dan sampai 1 bulan dalam freezer. Tempelkan label informasi bahan makanan, tanggal masuk kulkas dan batas kadaluarsanya. Terapkan prinsip first-in-first-out (FIFO).

makanan beku


Makanan yang disimpan dalam kulkas/freezer, bisa dihangatkan dengan cara memanaskannya di atas kompor. Jika Anda ingin menggunakan microwave, masukkan wadah es ke dalam mangkuk kaca atau keramik. Aduk rata. Jika makanan diambil dari kulkas bawah cukup menghangatkannya dengan cara merendam wadah di dalam mangkuk yang berisi air panas atau dimasukkan ke dalam magic jar.

Ambil sesuai porsi anak, jangan masukkan lagi sisa makanan ke dalam freezer karena dikhawatirkan sudah terkontaminasi udara luar. Beberapa jenis buah dan sayur bisa dibekukan ke dalam freezer. Kualitasnya tetap bagus tetapi ada beberapa bahan mengalami perubahan warna dan bentuk setelah dibekukan meski tidak menurunkan kualitasnya. Buah dan sayur sebaiknya tidak dibekukan dalam bentuk pure tetapi dalam bentuk potongan.

Beberapa pure buah, jika dibekukan akan mengalami perubahan warna (pencokelatan), berair, serta mengalami sedikit perubahan rasa dan tekstur. Contohnya buah melon, mangga, dan pepaya. Demikian juga pada telur, kentang, dan tahu walaupun telah terjadi perubahan tekstur tetapi masih bisa dikonsumsi.

Makanan yang mengandung karbohidrat, protein, atau lemak aman dibekukan. Misalnya beras, jagung, ubi, daging ayam, dan daging sapi. Sebaiknya daging dibekukan setelah dicuci bersih, dipotong sesuai kebutuhan, lalu dimasukkan ke dalam kantung. Kaldu juga bisa disimpan dalam bentuk beku. Lebih praktis karena dibuat sekaligus dan bisa digunakan setiap saat.

© 2017 Bayimu.Com - Tentang Bayi/Anak & Tips Info, AllRightsReserved.