Informasi perawatan bayi, koleksi menu resep makanan sehat balita, serta tips informasi lainnya

Penyebab dan Solusi Anak Susah Makan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan anak susah makan. Biasanya anak menunjukkan sikap Gerakan Tutup Mulut (GTM) atau pilih-pilih makanan (picky eater). Berikut beberapa penyebab dan solusinya.

Tumbuh gigi
Saat gigi pertamanya tumbuh akan terasa tidak nyaman di bagian mulutnya dan biasanya ditandai oleh demam atau badan panas. Jadi, kalau bayi kita menolak makanannya coba cek gusinya. Apakah ada yang bengkak dan kemerahan?
Bila iya, cobalah membuat makanan yang lebih encer. Berikan buah dingin yang bisa digigit atau buat pure buah yang dibekukan.

Bosan dengan makanan halus
Mungkin anak bosan dengan tekstur makanannya yang terlalu halus. Tidak perlu khawatir dengan masalah perubahan tekstur ini. Kebutuhan setiap anak memang berbeda. Selama tidak ada masalah pencernaan seperti diare, sembelit, dan berat badan tetap bertambah, berikan tekstur yang disukai bayi. Terkadang bayi perlu tantangan dalam hal makanan. Perubahan tekstur makanan selain dilakukan bertahap, juga melihat'sinyal'dari bayi.

Terbiasa rasa gula dan garam
Jika anak sudah dikenalkan gula dan garam biasanya anak akan menjadi tidak jika rasa masakannya kembali hambar. Untuk beberapa saat Anda boleh tambahkan sedikit saja. Kurangi jumlahnya setiap hari sedikit demi sedikit sampai anak terbiasa lagi dengan makanan tanpa tambahan garam dan gula.

Bosan dengan suasana makan
Mungkin anak bosan dengan suasana makan dengan kursi dan meja kecilnya. Ajaklah sesekali makan di luar ruangan dan biarkan dia menikmati makan sambil bermain. Mungkin juga anak Anda bosan dengan alat makannya, cobalah ganti dengan mangkuk atau sendok yang lebih menarik.
Terkadang ada anak yang mengingat (trauma) dengan sendok yang dipakai sewaktu ia menolak minum obat.

Jadi sebisa mungkin gunakan sendok yang berbeda ketika makan atau gunakan pipet ketika minum obat. Selalu ciptakan suasana makan yang menyenangkan. Biarkan anak bereksplorasi, jangan pernah takut kotor dan berantakan. Bentuklah makanan menjadi menarik, misalnya dengan menggunakan cetakan bintang, bulan, bunga, mobil, dan lain-lain. Kombinasikan pula warna masakan. Bila ingin memberikan bayam, tambahkan jagung atau wortel agar warnanya lebih menarik.

Sakit
Ketika sakit berikan bayi makanan hangat, berkuah, dan lebih cair. Seperti, sup ayam hangat untuk anak yang sedang flu.

Jadwal makan teratur
Biasakan untuk menyusun jam makan anak secara teratur. Jika anak terbiasa makan jam 12 siang, ia akan terbiasa lapar di jam tersebut. Berikan makan paling telat 2 jam setelahnya agar pola makannya tidak kacau karena ke depannya akan menyebabkan masalah susah makan pada anak.

© 2017 Bayimu.Com - Tentang Bayi/Anak & Tips Info, AllRightsReserved.